Minggu, 09 November 2014

Semangat!!

Getirnya hidup tak lantas membuat saya patah semangat menjalaninya. Yang paling penting saya selalu mengingat Allah SWT., Tuhan yang selalu menyayangi saya tanpa saya pinta sekalipun. Ini hanya segelintir ujian untuk membuat saya lebih dewasa lagi.
Terima kasih Tuhan atas ujian yang telah Engkau berikan kepada kami. Aku akan menyelesaikan ujian ini dengan penuh keikhlasan. aku yakin suatu saat akan berbuah kesuksesan. aku sudah mempunyai mimpi yang besar yang telah ku susun rapi dalam rencana masa depan untuk kebahagian ku, kedua orang tuaku, hingga seseorang yang akan jadi imamku nantinya.
aku memang mempunyai sahabat-sahabat yang menyayangiku dan bahkan sudah ku anggap seperti keluarga sendiri, tapi aku tak ingin merepotkan mereka dengan menceritakan masalah-masalahku. alasan klasik yang sebenarnya membuatku tak ingin bercerita adalah aku hanya malu untuk menceritakan semua, karena keluarga kami dari latar belakang yang berbeda. mereka dari keluarga yang berpendidikan juga berada, berbeda denganku.
Iri? ya aku iri pada mereka, karena aku pernah merasakan kebahagiaan sama seperti mereka tapi itu dulu, sebelum masalah gelap ini datang.
Tapi aku sudah cukup bahagia jika keluargaku akur, bahkan sering sholat berjama'ah. itu adalah kebahagiaan yang lebih dari cukup yang tak bisa dibayar dengan harta benda. terima kasih Tuhan telah menitipkan mereka semua untuk aku. aku bangga punya keluarga, sahabat-sahabat dan orang yang aku sayangi seperti mereka.  hanya syukur yang mampu aku ucapkan. Alhamdulillah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar