Jangan pikir semua orang yang tersenyum benar-benar tersenyum
karena bahagia. Banyak diantara mereka yang tersenyum hanya untuk menghalau air
matanya agar tak terlalu banyak berjatuhan.
Jangan pikir mereka yang tertawa terbahak-bahak benar-benar
nyaman dengan hidupnya. Terkadang mereka hanya mencoba menikmati hidup bahagia
sejenak yang setelahnya mungkin akan jadi tangisan.
Terkadang apa yang kita pikirkan belum tentu yang sebenarnya.
Setiap orang pandai bersandiwara agar mereka terlihat tegar dihadapan orang
lain yang sesungguhnya beban hidup mereka terlalu berat untuk dijelaskan.
Semua memang sudah digariskan oleh Tuhan, tapi tak semua
orang mampu menerima takdir. Mereka mungkin mengucapkannya, “aku kuat”, tapi
mereka tak terlalu kuat untuk menjalaninya.
Saya yakin, dibalik masalah mereka yang amat besar, rencana
Tuhan jauh lebih besar jika mereka mampu melewatinya dengan melibatkan Tuhan di
dalamnya. Tuhan tidak menilai hasil tapi Tuhan menilai proses, sekuat apa
perjuangan mereka untuk mengembalikan kehidupannya namun tetap istiqomah di
Jalan-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar